Hebel

Hebel

Badan Standardisasi Nasional (BSN)

Acuan normatif
SNI 03-2847-2006, Tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung
SNI 03-1727-1989, Tata cara perencanaan pembebanan untuk rumah dan gedung
SNI 03-1726-2002, Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk rumah dan gedung
SNI 03-2834-2000, Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal
SNI 03-3976-1995, Tata cara pengadukan dan pengecoran beton
SNI 03-6812-2002, Spesifikasi anyaman kawat baja polos yang dilas untuk tulangan beton
SNI 03-6811-2002, Spesifikasi beton berserat dan beton semprot
SNI 03-4810-1998, Metode pembuatan dan perawatan benda uji beton di lapangan 

Ketahanan terhadap gempa
Untuk memenuhi kriteria ketahanan terhadap gaya lateral dinamis akibat getaran gempa,
yang mencakup seluruh zonasi gempa Indonesia, sambungan-sambungan panel kawat baja
tiga dimensi las pabrikan ini harus dilaksanakan sesuai dengan Gambar A.4 sampai dengan

Batasan dimensi bangunan 2 lantai dengan beban hidup 250 kg/m2, sebagaimana tersebut
di atas adalah :
a) Bentang maksimum pelat lantai tanpa tulangan tambahan adalah 3,2 m, jika bentang
lebih dari 3,2 m maka perlu penambahan tulangan atau penambahan balok pendukung.
b) Tebal pelat minimum adalah sebesar 13 cm
c) Tinggi 1 panel dinding maksimum 6 m.
d) Panjang bangunan dibatasi maksimum tiga kali lebar bangunan, jika lebih maka harus
digunakan dilatasi.
Bila digunakan untuk bangunan lebih tinggi dari dua lantai, maka kekuatan strukturnya harus
dihitung oleh perencana struktur dan disetujui oleh pejabat yang berwenang berdasarkan
SNI 03-1727-1989, Tata cara perencanaan pembebanan untuk rumah dan gedung.
 standar ini dibuat oleh BSN untuk Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pekerjaan Umum

Ketentuan Umum
PJKB-3D las pabrikan digunakan pada bangunan rumah dan gedung sebagai dinding dalam
dan luar baik sebagai dinding pemikul beban atau bukan dinding pemikul beban, pelat lantai,
dan atap bangunan dari berbagai jenis konstruksi bangunan lainnya.
PJKB-3D las pabrikan terdiri dari jaring kawat baja tiga dimensi las pabrikan dan menjadi
satu (terintegrasi) dengan inti insulasi dari bahan polysterene yang kedua sisinya diplaster
dengan adukan semen pasir. Kandungan semen minimum 250 kg/m3 (perbandingan
campuran semen : pasir = 1 : 4) dengan kekuatan minimum 17,5 MPa. 


Ketahanan terhadap api
Struktur panel kawat baja tiga dimensi las pabrikan memiliki tingkat ketahanan api sesuai
Tabel 1 berikut:
Tabel 1 Tingkat ketahanan api
Ketebalan wythes Tingkat ketahanan api
2 x 40 mm 60 menit
2 x 45 mm 90 menit
2 x 50 mm 120 menit

RUMUS KUAT LENTUR 

M φ.A .f d a U S y
dengan 2
c
S y 0,85.t
b.0,85.f
A .f
a = ≤
φ = 0,8 (faktor reduksi kekuatan)